Selasa, Mei 21, 2024
BerandaHukumPabrik Sabu Jaringan Internasional di Tangerang Digrebek Polisi 

Pabrik Sabu Jaringan Internasional di Tangerang Digrebek Polisi 

Kabupaten Tangerang, Temabanten.com – narkotika jenis sabu rumahan digrebek Mabes Polri di apartemen Bandra City, Tower C, Jalan Perancis Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Pada penggerebekan itu, Mabes Polri mengamankan sabu yang diindikasi masuk jenis sabu kelas internasional. Tak hanya itu, petugas juga mengamankan dua orang tersangka, XM,35 dan ZJ,39, yang merupakan warna negara asing (WNA) asal China.

Wakil Kepala Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Polri, Irjen Hary Sudwijanto mengatakan, dari hasil pengungkapan ini telah diamankan sejumlah barang bukti sabu sebanyak 20 kg dan beberapa bahan baku pembuatan sabu.

Lebih jauh Hary mengatakan, pengungkapan ini berawal dari adanya informasi yang diterimanya pada akhir Oktober 2023 lalu. Bahwa, akan ada pengiriman Ketamine dari Batam menuju Jakarta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Bea Cukai Batam, Bandara Soekarno Hatta, Bea Cukai Pusat serta pihak ekspedisi untuk melakukan penyelidikan.

“Hingga pada 1 November, diketahui barang tersebut akan dijemput oleh tersangka dengan menggunakan ojek online (ojol). Setelah proses serah terima, tim kemudian melakukan penangkapan terhadap pemilik barang XM dan ZJ,” ungkap Irjen Hary kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).

Saat dilakukan penggeledahan pada kendaraan yang dibawanya, kata dia, ditemukan enam buah kardus yang berisi baby chair, dan serbu putih ketamin dengan total berat 20.842,21 gram, juga kunci apartemen Bandara City.

Begitu dilakukan pengembangan ke Apartemen Bandara City Tangerang, tepatnya di Tower C lantai V, kamar C5 No. 6, petugas menemukan barang bukti lain, seperti sabu kristal sebanyak 14.977,79 gram, sabu cair sebanyak 17.650 ml, peralatan untuk membuat atau memproduksi sabu.

Tak hanya itu, di kamar C7 No 9 di lantai 7 apartemen, petugas menemukan sabu kristal sebanyak 5.676,39 gram, serta peralatan untuk membuat dan memproduksi sabu.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku, tambahnya, petugas melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat narkoba tersebut. Mereka juga merupakan WNA China.

“Rencananya sabu yang diproduksi oleh pelaku akan dijual bebas di Jakarta dan sekitarnya,” papar dia.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 112, ayat 2 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman mati. (Yan)

Tema banten
Tema bantenhttps://www.temabanten.com
Mengupas isu-isu dan tema Banten terkini
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Berita Popular